Terungkap! Ini Kondisi KMP Tunu Pratama Jaya sebelum Tenggelam di Selat Bali

Avirista Midaada
KMP Tunu Pratama Jaya dinyatakan masih layak operasi sebelum tenggelam di Selat Bali. (Foto: Istimewa)

Kapal dikemudikan Nakhoda Kapten Agus Selamet yang hingga kini masih dinyatakan hilang setelah kapal tenggelam. Pencarian terhadap nakhoda dan korban lainnya masih terus dilakukan tim SAR gabungan.

Purgana menyebutkan kemungkinan kapal sudah tenggelam 99,9 persen, mengingat lebih dari tiga jam tidak ada kontak sejak kapal mengirim sinyal darurat (kode merah).

Meskipun insiden ini menimbulkan keprihatinan, operasional pelabuhan di Ketapang masih berlangsung normal. KSOP telah mengerahkan armada kapal dan berkoordinasi dengan operator lainnya untuk mendukung pencarian kapal dan korban.

"Sampai sejauh ini, operasional pelabuhan berjalan normal," kata Purgana.

Kronologi singkat insiden KMP Tunu Pratama Jaya diawali laporan kapal mengalami kebocoran mesin dan mengirim kode merah ke Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (2/7/2025) 23.20 WIB. Kemudian kapal dinyatakan tenggelam di koordinat 8° 9'32.35"S – 114°25'6.38"E pukul 23.35 WIB. Data manifes, kapal ini memuat 53 penumpang, 12 kru kapal dan 22 kendaraan dari berbagai jenis.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhub Instruksikan Percepat Cari Korban KMP Tunu Pratama Jaya, 30 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

9 Kapal Dikerahkan Cari Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Ombak Capai 2,5 Meter

57 tahun lalu

Daftar 4 Orang Tewas dalam Insiden Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

57 tahun lalu

Daftar 33 Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Sudah Dievakuasi, Ini Nama-namanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal