Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Kirim Uang Hasil Memeras Korban Rapid Test ke Ibu

Isty Maulidya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf)

JAKARTA, iNews.id - Tersangka pelecehan saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta EFY, terbukti melakukan tindak pemerasan dengan memanipulasi hasil rapid test korban. Tersangka meminta sejumlah uang kepada korban untuk bisa mengubah hasil rapid test korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan uang tersebut oleh pelaku dikirimkan kepada ibunya di kampung. Sebagian sisanya digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Uang tersebut juga digunakan pelaku untuk melarikan diri ke Balige melalui jalur darat.

"Uangnya dipakai untuk kirim ke ibunya untuk digunakan sehari-hari. Kemudian pada tanggal 18 September 2020 dia melarikan diri melalui darat memakai uang tersebut," kata Yusri pada Senin (28/9/2020).

Tersangka diketahui menerima uang sebesar Rp1,4 juta dari korban dengan cara memanipulasinya hasil rapid test korban. Awalnya korban hanya menyanggupi memberi uang tunai sebesar Rp1 juta karena tidak membawa uang lebih, namun tersangka memaksa meminta uang seperti jumlah awal untuk mempercepat proses rapid test.

"Setelah ada perjanjian korban ini cuma RP 1 juta tapi sepakatnya Rp 1,4 juta sehingga terjadi transfer e-banking," kata Yusri.

Sebelumnya diketahui tersangka sempat melarikan diri ke Balige, Sumatera Utara setelah menyadari dirinya viral di media sosial. Polisi lalu berhasil menemukan jejak tersangka dan kemudian membawa tersangka untuk diminta keterangan pada Jumat, 25 September 2020.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan

57 tahun lalu

15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diskors hingga 3 Semester

57 tahun lalu

Mendikti Ungkap Perubahan Pola Kekerasan Seksual di Kampus, Apa Itu?

57 tahun lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal