Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Pegawai KPI Ancam Lapor Balik

indra purnomo
Kuasa hukum terduga pelaku perundungan pegawai KPI berencana melaporkan balik pelapor. (Foto: MPI/Indra Purnomo)

JAKARTA, iNews.id - Terduga pelecehan seksual dan perundungan terhadap karyawan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan melaporkan balik pelapor yakni korban berinisial MS. Para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Pusat, Senin (6/9/2021).

Hal itu disampaikan Tegar Putuhena selaku kuasa hukum terduga pelaku RE alias RT dan EO bersama Anton Febrianto selaku kuasa hukum terduga pelaku RM alias O. Mereka ikut mendampingi klien masing-masing dalam proses pemeriksaan kali ini. Sementara itu, kuasa hukum pelaku dari FP dan CL tidak hadir.

"Kemungkinan kita akan melakukan upaya hukum terhadap pencemaran yang dilakukan oleh terlapor ataupun kuasa hukum yang terdahulu, karena kan ini kalau tidak salah ada pergantian kuasa dia kan dari yang lama dari yang sekarang," ujar Anton di Mapolres Jakarta Pusat, Senin (6/9/2021).

Tegar mengungkapkan, kliennya dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik. Dia mengatakan kliennya telah menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.00 WIB. Hingga pukul 17.00 WIB pemeriksaan terhadap para pelaku belum selesai.

"Saya mau jelaskan bahwa klien kami telah menjalani pemeriksaan dari pagi tadi dan sekarang masih ada beberapa pertanyaab tambahan dan sedang berlangsung," kata Tegar.

Adapun terduga pelaku pelecehan seksual dan perundungan terhadap pegawai KPI merupakan rekan-rekan korban.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPI Bantah Isu Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa: 9 TV Memberitakan

57 tahun lalu

Viral Bocah 6 Tahun Dibully hingga Tersetrum dan Kejang-Kejang di Jakpus

57 tahun lalu

15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diskors hingga 3 Semester

57 tahun lalu

Mendikti Ungkap Perubahan Pola Kekerasan Seksual di Kampus, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal