"Kita tidak usah menepuk dada siapa yang paling benar, kita hargai saudara kita, pilihan saudara kita, semua punya dasarnya, semua punya ilmunya, semua punya argumentasinya," katanya.
"Kita yang memilih hari ini tarawih dan besok mulai puasa, kita juga punya argumen, punya dasar, punya logika, yaitu logikanya adalah kalender Hijriah Global Tunggal. Satu bumi, satu matahari, satu bulan, maka tanggalnya sama, di Arab sama, di Jepang sama, di Amerika sama, di China sama, di Indonesia sama, sebagaimana orang-orang lain juga punya kalender yang sama," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, warga Muhammadiyah berbondong-bondong melaksanakan salat tarawih perdananya pada Selasa (17/2/2026) malam ini.
Salat tarawih digelar salah satunya di Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.