Tantangan NU Kian Berat, Ma'ruf Amin Ingatkan Pemikiran Visioner KH Abdul Wahab Hasbullah

Achmad Al Fiqri
Wapres ke-13 KH Ma'ruf Amin di acara Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah dan Sarasehan Alim Ulama, yang digelar di Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026) (foto: Achmad Al Fiqri)

Selain itu, Mbah Wahab juga turut mendirikan NU. Langkah ini dilakukan lantaran ada perubahan cara berpikir keagamaan. Dia mengatakan, saat itu muncul cara berpikir yang sangat tekstualis.

"Kalau menurut Imam Al-Farabi itu cara berpikir Al-Jumud alal Manqulat, yaitu statis pada teks-teks saja. Gerakan kembali ke Quran dan Hadis dan menghilangkan pendapat-pendapat bermadzhab ya. Ini muncul di Saudi, di Timur Tengah, yaitu tekstualisme," katanya.

Selain itu, mantan Rais Aam PBNU ini menyebut, saat itu juga muncul paham liberalisme.

"Nah, untuk menjaga inilah lahirnya NU dalam rangka menjaga kemurnian paham Ahlussunnah wal Jamaah. Himayatul Ummah anil Afkar al-Munharifah, dari cara berpikir yang menyimpang, apakah itu terlalu ke kiri (tekstualisme) ataupun terlalu ke kanan (liberalisme)," ucap Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan, lahirnya organisasi dan gerakan yang diinisiasi Mbah Wahab ini merupakan gagasan besar. Menurutnya, gagasan ini bisa menjadi bekal untuk menyiasati sejumlah tantangan yang dihadapi di masa depan.

"Nah, 100 tahun ke depan, kalau kita melihat keadaan sekarang, tentu tidak lebih mudah, justru lebih gampang dari yang dulu. Sekarang ini tentu lebih kompleks. Oleh karena itu, dalam menghadapi 100 tahun kedua Nahdlatul Ulama, saya kira pola pikir yang dikembangkan oleh Hadratussyaikh Kiai Wahab Hasbullah ini, ini bisa menjadi rujukan kita," kata Ma'ruf.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Profil Ra Mamak, Kiai Muda asal Sumenep Suami Inayah Wahid

Megapolitan
17 hari lalu

Ma’ruf Amin Jadi Khatib, Pramono-Rano Salat Id di Balai Kota Jakarta

Megapolitan
17 hari lalu

Pramono-Rano Salat Idulfitri di Balai Kota, Ma'ruf Amin Jadi Khatib

Nasional
1 bulan lalu

Soto Banjar hingga Nasi Mandi Jadi Hidangan Bukber Prabowo bareng Ulama di Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal