Tanggapi Usulan Kenaikan Biaya Haji 2023, Wapres: Supaya Subsidi Berikutnya Tak Terganggu

Binti Mufarida
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut usulan kenaikan biaya haji merupakan upaya merasionalisasikan subsidi haji. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin turut berkomentar terkait usulan rencana kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2023 sebesar Rp69,1 juta dari Rp39,8 juta per jemaah. Wapres mengatakan rencana kenaikan ini agar biaya haji lebih rasional terutama besaran subsidinya.

“Saya kira kemarin itu subsidi yang diberikan pada ongkos haji itu terlalu besar 59 persen ya. Karena itu, maka hasil optimalisasi daripada pengembangan dana haji itu menjadi terambil banyak,” kata Wapres usai menghadiri acara di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Oleh karena itu, Wapres mengungkapkan agar pemberian subsidi bisa terus berlangsung, maka biaya haji harus dilakukan penyesuaian. 

“Nah kalau itu dibiarkan nanti pokoknya akan terambil, nanti haji yang berikutnya nanti tidak akan bisa lagi diberikan lagi subsidi,” ujarnya.

Ma'ruf Amin menekankan keberlanjutan subsidi biaya haji menjadi pertimbangan usulan kenaikan biaya tersebut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!

57 tahun lalu

Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji, Menhaj: Maaf bila Masih Ada Kendala dan Kekurangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal