Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda hingga 9 Januari 2019

Ilma De Sabrini
Alat berat dioperasikan untuk membersihkan puing-puing rumah yang hancur akibat tsunami Selat Sunda di Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (28/12/2018). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Banten menetapkan tsunami di Selat Sunda sebagai bencana tingkat provinsi. Seiring penetapan itu, masa tanggap darurat juga ditetapkan dari 27 Desember 2018-Januari 2019.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, karena Kabupaten Pandeglang dan Serang telah menetapkan masa tanggap darurat bencana, Banten kemudian melakukan hal serupa untuk memfokuskan langkah-langkah penanganan.

Menurut Sutopo, masa tanggap darurat di Banten ditetapkan sejak 27 Desember 2018 sampai dengan 9 Januari 2019. Adapun di Pandeglang dan Serang sampai 4 Januari 2019 dan di Lampung Selatan ditetapkan sejak 22 Desember 2018 sampai 29 Desember 2018.

"Apakah kemungkinan akan diperpanjang? Akan dievaluasi besok sesuai fakta di lapangan," kata Sutopo di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Tsunami yang dipicu longsoran lereng Gunung Anak Krakatau menyapu kawasan pesisir barat Banten dan Lampung Selatan. Data BNPB hingga Jumat (28/12/2018) pukul 13.00 WIB, 426 orang meninggal dunia, 7.202 orang mengalami luka-luka, dan 23 orang hilang.

Sementara itu status Gunung Anak Krakatau kini berada di Siaga dari sebelumnya Waspada. Dari peningatan status tersebut BNPB dan BMKG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius 5 km dari kawah gunung api tersebut.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Buletin
2 hari lalu

Detik-Detik Gempa M7,6 Guncang Bitung, Warga Panik Berhamburan

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Terima Laporan Dampak Gempa-Tsunami di Sulut dan Malut, Tim Dikerahkan

Nasional
2 hari lalu

BMKG Cabut Peringatan Tsunami usai Gempa Besar M7,6 Guncang Bitung Sulut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal