Tangani Kasus Hepatitis Misterius, Menkes: Kita Sudah Siapkan Protokol Surveilansnya

Binti Mufarida
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyiapkan protokol surveilans untuk menangani kasus hepatitis misterius pada anak. Tes SGPT atau Serum Glutamat Piruvat Transaminase dan SGOT atau Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase terutama yang berhubungan dengan kerusakan sel hati disiapkan.

“Dan yang penting adalah kita sudah mempersiapkan protokol untuk surveilansnya. Yang penting adalah dites SGPT, SGOT kalau sudah di atas 100, karena normalnya 30, itu yang harus bener-bener dirujuk ke faskes (fasilitas kesehatan),” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai rapat koordinasi di Istana Wakil Presiden (Wapres), Rabu (11/5/2022).

Menkes menegaskan jika pada kerusakan tersebut sudah di atas 500 harus dimasukkan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan. 

“Nah kalau sudah di atas 500, itu harus dimasukin ke faskes rujukan yang memang sudah kita latih untuk itu. Paling banyak kan 100-an di Inggris dan amerika yang kedua. Itu tidak terjadi klaster,' katanya.

Menkes pun menegaskan bahwa penyakit hepatitis ini tidak seperti penyakit pandemi. Sebab tidak terjadi penularan.

Selain itu, Menkes memastikan telah melakukan koordinasi dengan Centers for Disease Control and Prevention atau pengendalian penyakit di Amerika dan Inggris bahwa klasterisasi tidak terjadi dan tidak menular.

“Kita sudah ngomong CDC dengan amerika kita sudah ngomong dengan CDC Inggris, klasterisasi itu tidak terjadi. Itu nomor satu. Jadi ini tidak semenular yang dibayangkan banyak orang,” tegasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menkes Ungkap Khasiat Jeruk Nipis, Tak Cuma Bikin Makanan Lebih Segar

3 hari lalu

Kebiasaan Orang Makassar Ini Dipuji Menkes, Setiap Makan Pakai Jeruk Nipis!

8 hari lalu

Sering Tambah Saus Kemasan saat Makan Fried Chicken? Waspada Hipertensi Mengintai!

9 hari lalu

Catat! Menkes Budi Ingatkan Bahaya Saus Kemasan, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal