"Kami sangat mengapresiasi kegiatan pawai kendaraan hias ini karena menghadirkan suasana religius sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta.
Sementara itu, Pendiri Pondok Pesantren Al Hamid, KH Lukman Hakim Hamid, mengatakan pawai kendaraan hias telah menjadi tradisi tahunan dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Menurutnya, selain menjadi media syiar Islam dan memperkuat ukhuwah Islamiyah, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara santri, wali santri, pengasuh pondok pesantren, masyarakat serta unsur pemerintah dari tingkat kota hingga kelurahan.
"Hari ini ada sekitar 125 kendaraan roda empat hias yang mengikuti pawai. Jumlah itu belum termasuk sepeda motor yang turut mengiringi rombongan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat baru bagi para santri dan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah," ujarnya.