Tahun Baru Islam, Menag Ajak Hijrah dari Merasa Benar Sendiri ke Watak Mau Mendengar

Binti Mufarida
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: Dok. Kemenag)

JAKARTA, iNews.id - Menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik balik memperkuat persatuan. 

Nasaruddin menekankan esensi dari hijrah di era modern adalah membuka ruang dialog yang sehat dan konsisten merawat tali persaudaraan antar-sesama.

Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk derasnya arus informasi di media sosial, sering kali memicu kesalahpahaman dan polarisasi. Karena itu, semangat hijrah harus dimaknai sebagai perpindahan dari ego sektoral menuju kebersamaan.

"Hijrah bukan sekadar perpindahan kalender atau mengenang peristiwa historis masa lalu. Di era sekarang, hijrah yang paling kontekstual adalah berhijrah dari watak merasa benar sendiri menuju watak yang mau mendengar, berdialog, dan merangkul perbedaan," ujar Nasaruddin dalam keterangannya dikutip, Selasa (16/6/2026). 

Dalam pesannya, Nasaruddin menggarisbawahi pentingnya merawat tiga pilar persaudaraan yang menjadi fondasi kedamaian di Indonesia, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah bashariah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 16 Juni 2026 di Hari Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

57 tahun lalu

60 Poster Tahun Baru Islam 2026, Cocok untuk Pawai Muharram 1448 H

57 tahun lalu

Tahun Baru Islam 2026 Berapa Hijriah? Catat Tanggal, Sejarah dan Keutamaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal