Susun Strategi Khusus Selamatkan Pilot Susi Air, Panglima TNI: Supaya Tak Ada Korban

riana rizkia
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan pihaknya sedang menyiapkan strategi khusus untuk menyelamatkan pilot Susi Air asal Selandia Baru yang masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. (Foto: MPI/ Riana R)

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan pihaknya sedang menyiapkan strategi khusus untuk menyelamatkan pilot Susi Air asal Selandia Baru yang masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Taktik itu bertujuan agar tak ada korban jiwa dalam operasi penyelamatan.

Hal itu disampaikan Yudo usai Rapat Koordinasi Nasional dengan jajaran TNI-Polri di Jakarta Selatan, Senin (29/5/2023). Menko Polhukam Mahfud MD diketahui hadir dalam acara itu.

"Tadi sudah disampaikan Pak Mahfud ya, kita tidak bisa menjelaskan secara detail apa namanya taktik, strategi. Kita tentunya berusaha untuk menyelamatkan, tetap berusaha menyelamatkan pilot dengan tidak menimbulkan korban jiwa, baik dari masyarakat (maupun sandera)," katanya.

Dia pun mengungkap cuaca dan medan masih menjadi kendala dalam upaya penyelamatan ini.

"Sudah disebutkan Pak Presiden juga ada kendala cuaca, kendala medan juga ada, kita ada kendala-kendala yang tidak harus saya buka di media," ujarnya.

Selebihnya, TNI tetap mengedepankan cara-cara persuasif dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat serta negosiasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dengan kelompok penyandera.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Mutasi TNI, Mayjen Benyamin Ditunjuk Jadi Jampidmil

Nasional
5 hari lalu

UNICEF Puji Upaya Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat Program MBG

Nasional
10 hari lalu

KKB Tembak Sopir Truk di Jalan Sepi Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Bergerak Cepat

Buletin
14 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Smart Air Jatuh ke Laut Nabire Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal