Terkait pengalaman vaksinasi, kata sebanyak 82,6 persen publik belum divaksin, sudah 1 dosis 9,9 persen dan sudah 2 dosis 7,5 persen. Lali
"Mayoritas, sekitar 63,6 persen bersedia divaksin. Sedangkan 36,4 persen tidak bersedia," katanya.
Lalu alasan paling banyak orang tidak bersedia divaksin, 55,5 persen takut efek samping, 25,4 persen vaksin tidak efektif, dan 19 persen tidak membutuhkan vaksin karena sehat.
Diketahui, survei ini dilakukan dengan telepon pada 20-25 Juni dengan basis respondennya yang terpilih secara acak berdasarkan survei LSI selama 3 tahun terakhir. Ada 7.477 yang berhasil telepon, ada 1.200 responden yang berhasil diwawancarai. Secara umum sampel ini menggambarkan karakteristik secara nasional.
Survei ini memiliki margin of error (MoE) sekitar ±2.88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.