Survei Alvara, Publik Anggap Pemerintah Lamban Tangani Corona

Abdul Rochim
CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali. (Foto: iNews.id).

"Ada 37,1 persen responden yang belum mengetahui faskes rujukan untuk pemeriksanaan Covid-19. Mayoritas mereka yang belum mengetahui faskes rujukan pemeriksaan Covid-19 didominasi oleh mereka yang berusia lebih dari 45 tahun dan mereka yang bekerja sebagai buruh," tuturnya.

Selain itu, ada 42,8 persen responden yang belum mengetahui Call Center Covid-19. Mereka yang belum mengetahui Call Center Covid-19 cukup banyak didominasi oleh responden yang berusia lebih dari 36 tahun dan bekerja sebagai buruh.

Di sisi lain, ada 37,2 persen responden di Indonesia yang tidak bersedia memeriksakan diri dengan biaya tertentu meskipun tidak ada gejala. Namun di Jawa sebesar 38,1 persen tidak bersedia memeriksakan diri dengan biaya tertentu meskipun tidak ada gejala.

"Tetapi hampir di semua wilayah bersedia memeriksakan diri jika ada program screening Covid-19 gratis," ucapnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
25 hari lalu

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan 5.750 Beasiswa LPDP untuk 2026

Nasional
25 hari lalu

Indonesia Kekurangan 100.000 Dokter, Ini Langkah Pemerintah

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik: Justru Saya Terbantu

Nasional
2 bulan lalu

Seskab Teddy Jawab Tudingan Pemerintah Lambat Tangani Bencana Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal