Sudah 2 Bulan 4 WNI Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Pemerintah Bertindak 

iNews TV
Kondisi para kru kapal yang disandera perompak Somalia selama dua bulan saat bekerja di kapal tanker minyak MT Honour 25. (Foto: iNews TV/Bugma)

Orang tua Azhari, Syamsuddin Ngawing, mengatakan penyanderaan anaknya sudah berlangsung dua bulan, tetapi belum ada kejelasan. Dia mengaku sudah tiga minggu terakhir tidak bisa lagi berkomunikasi dengan anaknya. Kondisi tersebut membuat keluarga semakin cemas.

"Kondisi saat sekarang ada beritanya perusahaan tidak peduli dengan orang-orang di atas kapal. Pemerintah Indonesia juga tidak ada negosiasi ke perompak. Anak saya terkatung-katung di dalam kapal dan mengalami stres," ujar Azhari di rumahnya Dusun Moncong Loe, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Senin (22/6/2026).

Syamsuddin khawatir dengan keselamatan anaknya. Dia menegaskan Azhari merupakan warga negara Indonesia yang sedang bekerja di kapal tersebut.

"Saya khawatirkan dengan kondisi ini. Anak saya warga negara Indonesia yang bekerja di sana," katanya.

Keluarga kapten kapal berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta Presiden Prabowo dan DPR membantu proses pembebasan para sandera, khususnya pelaut asal Indonesia.

Keluarga juga meminta perusahaan kapal MT Honour 25 segera bertanggung jawab dan mengupayakan pembebasan kru. Kapal tersebut disebut berbendera Uni Emirat Arab.

Hingga kini, keluarga menyebut belum ada respons jelas dari pihak perusahaan terkait pembebasan para kru kapal. Mereka berharap seluruh WNI yang disandera perompak Somalia dapat segera dipulangkan dengan selamat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemlu Negosiasi Langsung dengan Perompak Somalia untuk Bebaskan 4 WNI yang Disandera

57 tahun lalu

4 WNI Disandera Perompak Somalia, Pemerintah RI Bergerak Upayakan Penyelamatan

57 tahun lalu

Kemlu Ungkap Kondisi 4 WNI yang Disandera Perompak Somalia

57 tahun lalu

4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Pemerintah RI Upayakan Penyelamatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal