Dia menjelaskan, insiden terjadi saat tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL melaksanakan pengawalan konvoi di wilayah tugas.
“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI,” tuturnya.
Selain korban meninggal, dua prajurit lainnya mengalami luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.
TNI memastikan terus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap penugasan. Investigasi terkait insiden tersebut juga masih dilakukan oleh pihak UNIFIL.