"Saya kemarin mendatangi pak H. Rhoma Irama, walaupun sebenarnya pak H. Rhoma Irama itu walaupun kemarin agak absen, tetapi beliau tetap PPP. Beliau tuh dulu pendiri GPK (gerakan pemuda Ka'bah)," ujarnya.
Mardiono menyatakan, bukan saja hanya berfokus pada menggaet kalangan artis untuk menjadi kader, PPP juga turut menggaet tokoh-tokoh lainnya seperti purnawirawan TNI-Polri, mantan pejabat negara hingga tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Dia menceritakan, pada saat turun ke Provinsi Aceh kemarin, dirinya menerima secara langsung gabungnya mantan Irjen Kemendagri, Tarmizi Karim. Menurutnya, kemampuan Tarmizi dalam urusan perpolitikan di Indonesia tak perlu diragukan lagi.
Tak kalah penting lainnya, kata dia, PPP juga tengah berfokus untuk memobilisasi keluarga besar dari senior-senior partai yang sejak awal memperjuangkan serta membesarkan PPP di kancah perpolitikan Indonesia.
"Bagi kakek neneknya yang dulu ada di PPP ini sekarang sedang kami mobilisasi untuk kita menyatu kembali dalam keluarga, untuk membangkitkan kembali perjuangan umat agar PPP lebih banyak lagi mendapatkan kepercayaan dari umat, sehingga PPP akan bisa berjuang lagi lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan umat," katanya.