BOGOR, iNews.id – Peneliti menemukan spesies baru katak tanduk Kalimantan (Megophrys kalimantanensis). Morfologi katak ini sangat mirip dengan katak tanduk pinokio (Megophrys nasuta) yang tersebar luas mulai dari Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya serta pulau-pulau kecil di sekitarnya
Katak tanduk Kalimantan merupakan jenis katak yang baru saja dideskripsikan oleh tim peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kyoto University dan Aichi University Jepang, Institut Teknologi Bandung serta Universitas Negeri Semarang.
“Jenis baru ini dikoleksi dari ekspedisi yang dilakukan di pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, juga di Bario, Sarawak dan pegunungan Crocker di Sabah, Malaysia,” kata peneliti bidang herpetologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Amir Hamidy, dikutip dari laman resmi LIPI, Sabtu (5/10/2019). Penemuan jenis baru katak tanduk Kalimantan ini telah dipublikasikan di jurnal Zootaxa vol. 4679.
Menurut Amir, spesimen pertama dari jenis baru ini sebetulnya sudah dikoleksi pada 2008 oleh peneliti senior Pusat Penelitian Biologi LIPI, Irvan Sidik. Namun spesimen itu dinamai katak tanduk pinokio. Sejumlah kegiatan ekspedisi lapangan di kawasan pegunungan Meratus kemudian dilakukan kembali sampai pada 2019 ini.
“Di ekspedisi kali ini tidak hanya spesimen individu dewasa yang berhasil dikoleksi tetapi juga koleksi kecebong dan suara yang dihasilkan oleh individu jantan,” tutur Amir.