Sebelum dikenal sukses seperti sekarang, ia memiliki masa kecil yang penuh dengan perjuangan.
Saat masih berusia 3 tahun, ia harus ikut ayahnya yang bermigrasi dari Guangzhou, China ke Singapura. Kala itu, sang ayah merintis perusahaan konstruksi sipil bernama Sum Cheong.
Kemudian, saat usianya menginjak 14 tahun, Low membantu bisnis sang ayahnya setelah pulang sekolah. Meski begitu, Sum Cheong akhirnya menjadi perusahaan sukses di Singapura dan Malaysia.
Meski begitu, ia tak ingin melanjutkan perusahaan tersebut. Low pun melihat peluang besar di Indonesia dan mengembangkan usahanya.