Sosok Letjen Yudi Abrimantyo, Mundur dari Kabais Imbas Kasus Teror Aktivis KontraS

Achmad Al Fiqri
Letjen Yudi Abrimantyo saat masih berpangkat Mayjen (dok. Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo melepaskan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS). Pergantian jabatan ini buntut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diduga melibatkan oknum BAIS.

Yudi diketahui merupakan lulusan Akademi Militer 1989. Dia berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus).

Kariernya banyak dihabiskan di dunia intelijen militer.

Yudi pernah menjabat sebagai Paban Utama A-5 DIt A BAIS TNI (2016-2018), lalu Bandep Urusan Sosial Budaya Deputi Bidang Pengembangan Setjen Wantanas (2018-2020).

Dirinya ditempatkan di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2020 menjadi Ses Ditjen Strahan. Yudi naik jabatan di 2021 dengan menjadi Kabainstrahan Kemhan.

Pengalamannya di Kemhan dan BAIS TNI membuat Jenderal Agus Subiyanto selaku Panglima TNI memberikan kepercayaan kepadanya menduduki posisi Kepala BAIS TNI pada 22 Maret 2024 lalu.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 TNI Penyerang Andrie Yunus Divonis 1,5 hingga 3 Tahun, Yusril: Tak Ada Tempat bagi Aparat Pelanggar Hukum

57 tahun lalu

Vonis Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS! 4 Prajurit TNI Dihukum 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat

57 tahun lalu

Hakim Soroti Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang: Rendahkan Wibawa Pengadilan

57 tahun lalu

Breaking News: 4 Prajurit TNI Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal