Soroti Harga Rumah di Perkotaan Mahal, Fahri Hamzah: Banyak Pengembang Beralih Jadi Spekulan Tanah

Iqbal Dwi Purnama
Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah (Foto: IMG)

Menurut Fahri, keterbatasan dan tingginya harga lahan di perkotaan menjadi momok dalam menghadirkan hunian terjangkau bagi masyarakat sekaligus dekat dengan perkotaan atau tempat seseorang bekerja.

Mantan anggota DPR RI tersebut mengaku saat ini tengah mengusulkan dan dibahas terkait rencana pemanfaatan aset tanah milik negara di perkotaan. Pemanfaatan aset ini akan digunakan untuk membangun hunian vertikal di perkotaan. 

Langkah ini diharapkan mampu menekan spekulan, karena pemerintah bakal menghadirkan hunian murah di perkotaan dengan memanfaatkan lahan-lahan milik negara untuk hunian.

"Jika kita bisa mengurangi komponen harga lahan, itu artinya kita bisa menurunkan sekitar 50 persen harga rumah. Jika rumah sudah turun, maka masyarakat bisa mengakses kredit atau KPR untuk mendapatkan skema pembiayaan," ucap Fahri.

"Langkah ini bukan hanya menciptakan kombinasi elemen pembiayaan, tapi juga menciptakan kompetisi yang adil, karena kompetisinya akan bergeser ke teknologi dan kualitas, bukan lagi soal harga tanah," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 bulan lalu

Pemerintah Gelontorkan Rp43,6 Triliun untuk Bantuan Renovasi Rumah, Target 2 Juta Unit

Nasional
10 bulan lalu

Maruarar soal Wacana Rumah Subsidi Mungil: yang 60 Meter Nggak Ada di Kota

Nasional
15 jam lalu

Debat soal Penguasaan Lahan di Tanah Abang, Maruarar Pertanyakan Legalitas ke Hercules

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Jadi 400.000 Unit Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal