Soal Ekosistem Transportasi Online, Pemerintah Tawarkan Skema Koperasi Kemitraan Ojol 

Dani M Dahwilani
Menyikapi polemik pengemudi ojek online (ojol) dan aplikator, pemerintah berusaha memperkuat ekosistem transportasi daring. (Foto: Dok)

Menanggapi dinamika terkait skema tarif dan potongan pendapatan mitra, Maman mengimbau agar polemik tak perlu diperbesar. Dia mencontohkan aplikator seperti Maxim dan Indrive yang menawarkan potongan tarif berbeda sebagai alternatif pilihan.

“Jika tidak cocok dengan satu aplikator, tersedia opsi lain. Kita harus melihat ini secara fleksibel. Yang penting, ekosistem tetap berjalan dan semua pihak merasa diuntungkan,” ujarnya.

Maman mengajak semua pihak – baik aplikator, pengemudi, maupun pengguna – untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi bersama.

“Kita harus menjaga sinergi. Tanpa kolaborasi, perputaran ekonomi digital akan terganggu. Koperasi kemitraan bisa menjadi jembatan agar suara mitra lebih terdengar dan kekuatan kolektif semakin nyata,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Sekolah dan Nataru, Pemerintah Gelontorkan Stimulus Transportasi Rp1,4 Triliun

57 tahun lalu

Demo Massa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Akses Jalan Sudirman

57 tahun lalu

Sah! CEO Danantara Rosan dan Menkop Ferry Dilantik Jadi Pengurus MES 2026-2031

57 tahun lalu

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Tembus 92,67 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal