Selain wasiat dari kakeknya, Kang Emil juga dibekali pesan dari Ibunda tercinta. Pesan tersebut selalu dia bawa sepanjang perjalanan hidupnya. Di antara pesan tersebut, lanjut Kang Emil, ibunya selalu mengingatkan agar meniatkan ibadah dalam setiap amanah yang dia dapatkan.
Selain itu, ibunya tidak pernah lupa menyampaikan bahwa semua hal terjadi atas kehendak Allah SWT.
”Nasihatnya tiga, anakku kalau jadi pemimpin ingat-ingat nasihat ini. Satu niatkan ibadah, maka jadi apapun, saya niatnya ibadah. Yang kedua, kata Ibu saya, ingat Allah beri kekuasaan kalau Allah kehendaki, Allah cabut kekuasaan kalau Allah kehendaki. Nasihat ketiga ibu saya adalah, anakku buat apa jadi pemimpin kalau tidak ada manfaat buat rakyatnya,” ungkap dia.
Wasiat dari kakek dan pesan dari ibu, diteruskan oleh Ridwan Kamil dengan melahirkan program keumatan, baik saat bertugas sebagai gubernur Jawa Barat maupun wali kota Bandung. Diantaranya program satu desa satu hafiz.
Program tersebut berjalan baik di Jawa Barat. Hasilnya, kini Jawa Barat punya penghafal Qur’an yang lahir dari program tersebut. Contoh lain program keumatan Kang Emil adalah kredit tanpa bunga untuk dhuafa.