Dia mengungkapkan, akses jalan di sejumlah wilayah masih cukup parah. Misalnya Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Banyaknya akses darat yang terputus membuat para relawan harus meminta bantuan TNI untuk mendistribusikan logistik lewat udara.
"Relawan tetap membawa bantuan, tapi ada kapasitas yang mereka tidak bisa tembus," ujar Sherly.
Dia menegaskan, karakteristik tiap wilayah di Aceh berbeda. Ada yang wilayah yang sudah bisa terjangkau bantuan logistik, sementara ada wilayah lain yang masih sulit ditembus.
"Urusan beras di Takengon itu bisa jadi berat sekali," kata Sherly.