Sejumlah Massa Ingin Bertemu Tawarkan Penerapan Khilafah, Begini Jawaban Mahfud MD

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto Youtube Kemenko Polhukam).

Sementara itu, Mahfud menilai hal tersebut bagian dari penyampaian aspirasi. Menurut dia, pihak yang menyampaikan narasi tersebut tak dapat membedakan antara sistem dan nilai kekhilafan. 

"Mereka tak tahu apa yang mereka katakan. Mereka tak tahu bedanya nilai dan sistem, tapi biarlah mengalir itu sebagai aspirasi," jelas Mahfud kepada wartawan, Jumat (22/4/2022). 

Dia juga mengatakan kerap kali melangsungkan dialog dengan ormas Islam terkait sistem bernegara. Kata Mahfud, tak ada sistem khilafah Islam yang baku berdasarkan fikih.

"Semua setuju bahwa sistem bernegara itu hasil ijtihad yang selalu berbeda. Mengapa? Karena memang tidak ada. Coba tunjukkan kepada publik secara runut dan logis berdasar secara fikih, kapan dan di mana pernah ada sistem khilafah Islam yang baku? Carilah sejak zaman Abu Bakar sampai sekarang," ungkapnya. 

Dia menilai, kelompok-kelompok itu bila dijelaskan maka hanya akan manggut-manggut saja. Oleh karena itu, dia menyarankan mereka untuk mendatangi ormas Islam dan menunjukkan sistem bernegara mana yang baku menurut ajaran Islam.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ojol di Gambir Jakpus, Massa Bawa 6 Tuntutan ke Pemerintah

57 tahun lalu

Situasi di Pintu Patung Kuda Kacau saat Peserta May Day Membeludak

57 tahun lalu

Massa May Day Mengular Menuju Monas, Kramat Kwitang Macet Parah

57 tahun lalu

Ada Demo Nelayan, 1 Ruas Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal