Menjalankan amanat yang diberikan oleh Soekarno, di awal sejarah sarinah menjadi pusat perdagangan dan promosi barang-barang produksi dalam negeri. Sarinah mewujudkannya melalui berbagai upaya, seperti mempromosikan batik.
Pada 10 April 1979, Sarinah secara resmi berganti nama menjadi PT. Sarinah (Persero). Sarinah mulai berekspansi di tahun 1980-an melalui pembukaan cabang di Semarang, Jawa Tengah, dan saat memasuki tahun 1990-an, Sarinah merenovasi gedung pertamanya.
Pada masa ini juga, Sarinah mulai menyewakan sebagian ruangnya ke McDonalds yang juga menjadi cabang pertamanya di Indonesia dan Hard Rock Cafe.
Sesuai dengan peraturan dari Bank Indonesia, unit bisnis pertukaran uang yang pernah berada di perusahaan ini pun resmi dipisah dengan nama PT. Sari Valuta Asing.
Dengan mengikuti perkembangan zaman, Sarinah terus melakukan upaya menuju pencapaian visi dan misinya tanpa menghilangkan sejarah Sarinah itu sendiri. Pada tahun 2019 Sarinah berekspansi ke dengan melakukan kegiatan ekspor, impor dan distribusi.
Kini Sarinah telah direnovasi menjadi lebih modern dan estetik. Interiornya yang sekarang, tetap mempertahankan suasana yang penuh akan sejarah. Sarinah juga hadir sebagai community mall, dengan berbagai macam fasilitas publik yang bisa dinikmati pengunjung.
Itu lah sejarah Sarinah yang merupakan mal pertama di Indonesia gagasan Soekarno. Menarik ya!