Sejarah Hari Ibu 22 Desember, Berawal dari Kongres Perkumpulan Perempuan

Ajeng Wirachmi
Ilustrasi Sejarah Hari Ibu (Freepik)


 
Pada 1929, PPPI berganti nama menjadi PPII atau Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia. Sekitar 6 tahun berselang, Kongres Perempuan Indonesia kedua diadakan di Jakarta.

Dalam kongres tersebut, berhasil dibentuk Badan Kongres Indonesia dan menetapkan fungsi utama perempuan Indonesia sebagai Ibu Bangsa. Kewajibannya adalah untuk mendidik para generasi baru dengan rasa kebangsaan mumpuni.

Sejarah Hari Ibu masih belum ditetapkan. Namun, di momen itu dibentuk pula Badan Pemberantasan Buta Huruf (BPBH). Organisasi ini secara lantang menentang perlakuan kurang mengenakkan kepada buruh wanita di perusahaan batik di Rembang.

Peringatan Hari Ibu sendiri baru disepakati dalam Kongres Pemuda III tahun 1938, yang digelar di Bandung. Setidaknya ada 85 kota di Indonesia yang merayakan peringatan Hari Ibu

Pengukuhan diperingatinya Hari Ibu dituangkan oleh pemerintah dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur, tertanggal 16 Desember 1959. Sejak saat itu, Hari Ibu ditetapkan sebagai hari nasional, namun bukan hari libur.

Sejarah Hari Ibu pun dimulai. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) menyatakan bahwa peringatan Hari Ibu ditujukan agar rakyat Indonesia dapat selalu ingat akan kerasnya perjuangan kaum perempuan dalam kebangkitan bangsa.

Semangat juang patut diwarisi, agar masyarakat, terutama generasi muda, selalu memiliki semangat guna mewujudkan masyarakat adil dan makmur, seperti yang tertera dalam UUD 1945 dan Pancasila.  

Tahun ini, peringatan Hari Ibu ke-94 diadakan dengan tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’. Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga berharap agar tidak melupakan makna perjuangan perempuan Indonesia di masa lalu. Perempuan milenial Tanah Air harus berperan dan berkarya nyata untuk kemajuan Indonesia.

Selamat Hari Ibu! Semoga informasi sejarah Hari Ibu di atas bisa menambah wawasan kita ya!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Anji Unggah Pesan Haru untuk Mendiang Ibunda usai Nikah: Wasiatmu Sudah Ku Jalankan

2 bulan lalu

12 Tahun Nantikan Anak, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar 5

2 bulan lalu

Gelar Mother’s Day Artisan Market, Park Hyatt Jakarta Angkat Seni dan Budaya Lokal

2 bulan lalu

Sambut Hari Ibu, Park Hyatt Jakarta Gandeng 20 UMKM Lokal di Mother’s Day Artisan Market

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal