Sebelum Pemilu KPU Pernah Usulkan Asuransi KPPS tapi Ditolak Menkeu

Felldy Aslya Utama
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) pernah mengusulkan asuransi kesehatan untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019. Usulan tersebut diajukan jauh sebelum pelaksanaan Pemilu 2019.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, saat itu KPU sudah memprediksi beban kerja pemilu kali ini lebih berat karena pileg dan pilpres digelar serentak. Sesuai perintah undang-undang penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus selesai dilaksanakan paling lambat 12 jam setelah hari pemugutan suara.

"Ini kan kerja panjang. Hati saya sebenarnya menangis," ujar Arief di acara Polemik MNC Trijaya Network bertajuk, Silent Killer Pemilu Serentak, di Jakarta Pusat, Sabtu (27/4/2019).

Menurutnya, upaya KPU saat itu sia-sia karena ditolak. Namun, dia tidak mengungkap siapa yang menolak pengajuan tersebut beserta alasan detail penolakannya."Mungkin kemampuan anggaran sedang terbatas," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPR Effendi Simbolon mengakui upaya KPU mengajukan asuransi untuk KPPS ditolak. DPR pada saat itu sependapat dengan KPU perlu ada perlindungan kesehatan bagi KPPS.

"Yang menolak kalau tidak salah Menteri Keuangan (Menkeu) itu. Kami di DPR, khususnya dari PDIP tidak menolak karena kami ingin ada proteksi dari negara," katanya.

Sesuai catatan KPU Jumat (26/4/2019) pukul 12.00 WIB jumlah petugas KPPS menjadi korban pileg dan pilpres serentak 2019 yang meninggal dunia mencapai 230 orang. Sedangkan 1.671 lainnya dilaporkan jatuh sakit karena kelelahan saat bertugas.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

57 tahun lalu

MK Putuskan Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Gugur dari Dapil

57 tahun lalu

Perindo Targetkan jadi Partai Tercepat Lolos Verifikasi KPU 2027

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Dokter Tifa bakal Gugat KPU Lewat Citizen Lawsuit terkait Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal