SBY Merasa Ditelikung dan Ditinggalkan Atas Duet Anies-Cak Imin

Jonathan Simanjuntak
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku bersyukur ditelikung sebelum pendaftaran capres-cawapres di KPU pada November 2023 mendatang. Keputusan sepihak duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tanpa melibatkan Partai Demokrat. 

"Kita ditelikung, ditinggalkan seperti ini, bayangkan ditelikung, ditinggalkan sebelum batas pendaftaran ke KPU. Kita masih ditolong oleh Allah," ujar SBY dalam konferensi pers di Cikeas, Jumat (1/9/2023).

Menurut dia, mitra koalisi perubahan yang mengusung Capres Anies Baswedan melebihi batas kepatutan atau etika politik yang kasar. Tidak menyangka Anies akan berduet dengan Cak Imin tanpa persetujuan dengan Demokrat. 

"Saya tidak menyangka tindakan sejauh ini melebihi batas kepatutan dan etika ya kasar," katanya.

Hingga saat ini Anies juga tidak menyampaikan atau menjelaskan apapun atas pasangannya dengan Cak Imin. Padahal sebelumnya Anies rapat bersama tim 8 di Cikeas. 
 
"Dengan kejadian seperti itu tidak ada satu kata pun disampaikan kepada saya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anies Baswedan Bagikan Kabar Bahagia, Sang Putri Sulung Lulus Pascasarjana Harvard

57 tahun lalu

Mutiara Baswedan Raih Gelar Master Harvard, Anies: Alhamdulillah Masa Penuh Perjuangan Tuntas Mereka Lalui

57 tahun lalu

Anies Jadi Dewan Penasihat Riyadh, Sebut Jakarta Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Transportasi Publik Terintegrasi

57 tahun lalu

Anies soal JK: Kalau Lihat Ambon hingga Aceh Tenang Hari Ini, Ada Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal