Saat Meletus, Ada 120 Pendaki di Gunung Merapi

Felldy Aslya Utama
Gunung Merapi meletus. (Foto: Istimewa)

“Kondisi tersebut adalah normal pada sebuah gunung berapi. pantauan seismogram aman normal. masyarakat diharap tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa,” ujar BPDB Kabupaten Magelang dalam laporannya.

Erupsi Freatik adalah proses keluarnya magma ke permukaan bumi karena pengaruh uap yang disebabkan sentuhan air dengan magma baik secara langsung ataupun tidak langsung. Erupsi Freatik terjadi ketika adanya air tanah, air laut, air danau kawah, atau air hujan yang menyentuh magma di dalam bumi.

Panas dari magma akan membuat air tersebut menjadi uap, dan ketika tekanan uap sudah sangat tinggi dan tidak bisa dibendung, maka akan terjadi letusan yang disebut Erupsi Freatik. Letusan dari Erupsi Freatik mengeluarkan material padat yang terlempar akibat tekanan dari uap tadi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km Mengarah ke Kali Krasak dan Boyong, Warga Diminta Waspada

9 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km, Status Siaga

12 hari lalu

Ilmuwan BRIN Temukan Spesies Katak Baru, Hanya Hidup di Gunung Merapi

16 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,7 Km, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal