Rupiah Sepekan Anjlok ke Rp16.819 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah tercatat telah melemah sebesar 0,55 persen dalam sepekan ke level Rp16.819 per dolar AS. (Foto: Dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan pertama Januari 2026 ditutup dengan tren pelemahan. Berdasarkan data pasar spot, mata uang Garuda ditutup terkoreksi 0,13 persen ke level Rp16.819 per dolar AS.

Jika diakumulasikan selama sepekan, Rupiah tercatat telah melemah sebesar 0,55 persen dibandingkan posisi akhir pekan lalu yang berada di level Rp16.725 per dolar AS.

Kondisi yang sama juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia yang melemah 0,20 persen ke posisi Rp16.834 per dolar AS.

Bank Indonesia (BI) memantau bahwa pergerakan nilai tukar saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar keuangan global yang ditandai dengan penguatan indeks dolar AS (DXY) ke posisi 98,93. 

Di sisi lain, imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) dalam negeri justru merangkak naik, yang mengindikasikan adanya tekanan di pasar obligasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Ungkap Guyuran Dana Rp200 Triliun Belum Mampu Turunkan Bunga Kredit

57 tahun lalu

BI Proyeksi Dampak Bencana Sumatra Pangkas PDB Nasional 0,017%  

57 tahun lalu

Purbaya Utus Wamenkeu Suahasil Hadiri RDG BI Akhir Tahun

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal