Rupiah Sepekan Ambles 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah menutup perdagangan pekan pertama Februari 2026 setelah ambles 0,53 persen dalam sepekan terhadap dolar AS. (Foto: Ilustrasi/iNews)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah menutup perdagangan pekan pertama Februari 2026 dengan koreksi. Mata uang garuda ambles 0,53 persen dalam sepekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) baik di pasar spot maupun berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan akhir pekan, rupiah di pasar spot merosot 0,20 persen secara harian ke posisi Rp16.876 per dolar AS. Jika ditarik dalam kurun waktu sepekan, rupiah telah terkoreksi sebesar 0,53 persen dari posisi Jumat sebelumnya yang berada di level Rp16.786.

Kondisi serupa tercermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, di mana rupiah melemah 0,36 persen ke level Rp16.887 per dolar AS, dengan akumulasi pelemahan mingguan mencapai 0,54 persen.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi menuturkan, volatilitas rupiah pekan ini dipicu oleh kombinasi sentimen global dan rilis data domestik.

Keputusan Presiden AS Donald Trump mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya menjadi perhatian utama pasar. Warsh dinilai sebagai figur yang kurang lunak (less dovish) dibandingkan ekspektasi pasar, yang memicu kekhawatiran bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi lebih lama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Juda Agung Akui Mundur dari Deputi Gubernur BI karena Diminta Jadi Wamenkeu

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Cacahan Rp100.000 di TPS Liar Bekasi Uang Cetakan Lama BI

57 tahun lalu

Ayo Buka Tabungan Motion Bonus, Dapatkan Hadiah Rp3 Miliar hingga Bebas Transfer BI-Fast 100 Kali

57 tahun lalu

Thomas Djiwandono Sowan ke Bos BI usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal