JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada pembukaan perdagangan Selasa (10/3/2026) dibuka menguat ke level Rp16.894 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar ini naik 0,33 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp16.949 atau nyaris Rp17.000.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.48 WIB, penguatan rupiah terus berlanjut hingga mencapai Rp16.889 per dolar AS atau menguat 0,35 persen. Pergerakan ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS yang turun 0,12 persen ke level 98,84.
Meskipun dibuka menguat, pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memprediksi rupiah tetap berisiko ditutup melemah di rentang Rp16.950 hingga Rp17.000 per dolar AS.
Faktor utama yang menekan rupiah adalah eskalasi konflik antara AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah secara ekstrem.