RS Wisma Atlet Dibagi 3 Zona, Tak Sembarang Orang Bisa Masuk

Rizki Maulana
Wisma Atlet (Dok Antara)

Sebelumnya, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan ada 225 tenaga medis yang disiapkan. Yudo mengatakan 225 tenaga medis itu dibagi menjadi tiga satuan tugas, yaitu terdiri atas satgas pendampingan yang bertugas di ring pertama, satgas pendukung, dan satgas pengamanan. 

"Tenaga medis terdiri atas Puskes TNI 25 orang, Puskesad 50 orang, kemudian Yonkes Marinir 30 orang, Yonkes Kostrad 30 orang, Yonkes AU 30 orang, dan sukarelawan 30 orang serta dari Kemenkes 25 orang. Sehingga semua jumlahnya adalah 225 orang yg sekarang sudah stand by di tower 3," kata Yudo, dalam jumpa pers di Graha BNPB Jakarta, Senin (23/3/2020).

Sementara itu prosedur penerimaan pasien di RS Darurat Wisma Atlet ini diawali dengan observasi. Jika kondisi pasien menunjukkan gejala berat maka pasien dirujuk ke rumah sakit yang sebelumnya sudah ditunjuk pemerintah.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Ungkap Risiko Ebola Masuk Indonesia Rendah, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Bali hingga Jakarta Sudah Punya Antibodi Hantavirus, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Menkes Ingatkan Tutupi Batuk dengan Telapak Tangan Itu Salah Besar, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Hati-Hati! Kotoran Tikus Kering Bisa Sebabkan Hantavirus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal