RPA Perindo Dampingi Korban Dugaan KDRT dan Poligami Lapor ke Propam Polri

Ari Sandita Murti
RPA Perindo mendampingi korban dugaan KDRT dan poligami Dessy Handayani ke Divisi Propam Polri. (Foto MPI).

Selain itu, kata dia, RPA Perindo akan mendampingi Dessy untuk melapor ke Kompolnas. Tujuannya agar Dessy bisa mendapatkan keadilan atas kasus itu.

"Arahan Ketum kami, Pak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum Partai Perindo) bahwa dalam mendampingi kasus, kami harus tuntas. Kasus ini kenapa lama, kami lihat pelakunya masih bertugas, yang punya tanda kutip kuasa sehingga kami datangi (Propam Polri) supaya kasus ini terbuka dan Bu Dessy bisa mendapatkan kepastian hukum," katanya.

Sementara itu, Dessy Handayani mengungkap suaminya selingkuh dan bukannya bertobat SA malah meminta izin poligami. Namun, dia tak memberikan izin hingga akhirnya SA memukul, membanting barang di rumah dan melempar benda kepadanya.

"Mukul saya, kepala saya ditinju juga, dibenturkan ke dinding kamar, begitulah KDRT yang dilakukannya. Cukup lama saya menahan penderitaan ini, lalu saya melaporkannya ke polisi, ke Polres Ujung Tanjung, tapi polisi menjanjikan akan digelar, sampai enam bulan akhirnya perkara saya dilimpahkan ke Polda Riau. Di Polda Riau juga saya terus bertanya, tapi saya menunggu berbulan-bulan," katanya.

Dia akhirnya datang ke Jakarta untuk meminta pertolongan RPA Perindo untuk pendampingan. Diharapkan Propam Polri bisa menuntaskan kasus itu dan membuka kembali perkaranya.

"Saya datang ke Jakarta karena saya dengar RPA Perindo mau menolong dengan sukarela perempuan yang dizalimi dan mengalami kekerasan, alhamdulillah sekarang saya ditolong. Saya harap segera dituntaskan, segera Propam Mabes bisa tuntaskan perkara saya, dibuka kembali perkara saya, saya ingin keadilan buat saya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
15 hari lalu

Perindo Sebut Akses KRL hingga TransJakarta di Jaktim Belum Optimal, Dorong Pemerataan Akses

Nasional
1 bulan lalu

POM TNI dan Propam Polri Sepakat Pererat Komunikasi dan Koordinasi

Nasional
2 bulan lalu

Pemerintah Resmi Batasi Anak Main Medsos, Sri Gusni: Langkah Preventif Lindungi Generasi Muda

Seleb
3 bulan lalu

Pesulap Merah dan Ratu Rizky Nabila Mendadak Minta Maaf, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal