"Ternyata dia salah satu, tim relawannya Jokowi. Ya, dia menawarkan kalau mau mari kita ketemu, ngopi-ngopi dan menawarkan sesuatu, Artinya itu uang haram itu yang ditawarkan," ungkap dia.
Meski telah berstatus tersangka dalam kasus ijazah Jokowi, Roy memastikan dirinya tak akan menempuh jalur RJ apalagi meminta maaf kepada Jokowi. Sebab dalam kasus ini, Roy menganggap Jokowi lah yang seharusnya menyampaikan maaf kepadanya.
"Nggak mungkin saya melakukan restorative justice. Apalagi minta maaf, tidak akan, karena yang salah itu orang yang punya ijazah, dan ijazahnya itu palsu 99,9 persen," kata Roy.