Dokter Tifa menyebut tim peneliti yang terdiri atas dirinya, Rismon Sianipar, dan Roy Suryo telah menyelesaikan tugas mereka. Kesimpulan pun dipastikan secara ilmiah yakni ijazah Jokowi 99,9 persen palsu.
"Setelah penelitian kami selesai dan kesimpulan bisa didapatkan secara kajian ilmiah ijazah Jokowi itu 99,9 persen palsu," katanya.
Dia menekankan bahwa hasil temuan ini wajib diketahui publik. Menurutnya, rakyat Indonesia berhak tahu keaslian ijazah presidennya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Roy Suryo dan Dokter Tifa merilis buku Jokowi's White Paper untuk mendokumentasikan hasil penelitian mereka.
"Maka yang kami takutkan anak cucu kita nanti akan punya presiden ke-20 atau ke-23 nanti pakai ijazah palsu lagi. Sehingga berhenti sampai di sini," ujar Dokter Tifa.
Dia memastikan bahwa timnya telah mengantongi salinan fotokopi ijazah Jokowi yang dilegalisasi KPU sebagai bukti pendukung klaim tersebut.