Tak hanya itu, Roblox juga akan menonaktifkan fitur komunikasi bagi pengguna di bawah usia 16 tahun secara otomatis. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah interaksi dengan orang tidak dikenal yang berpotensi membahayakan.
Selain aspek komunikasi, regulasi juga menyasar konten permainan. Roblox kini menerapkan klasifikasi usia yang ketat sehingga game yang muncul akan disesuaikan dengan kelompok umur pengguna, mulai dari di bawah 13 tahun hingga di atas 16 tahun.
Meutya menambahkan, langkah ini menjadi bagian dari upaya memenuhi dua aspek utama dalam PP Tunas, yaitu keamanan komunikasi dan kesesuaian konten. Dengan demikian, anak-anak diharapkan bisa bermain secara lebih aman dan terkontrol.
Di sisi lain, pihak Roblox menyatakan akan terus beradaptasi dengan regulasi lokal. Mereka bahkan menyiapkan sistem akun khusus berbasis usia yang dirancang sesuai norma dan budaya Indonesia.