“Jadi kalau ini kan semua sudah ke mana-mana ini sekarang gitu lho, bahkan video AI juga dilaporkan. Ya jadi kita sangat miris lah dengan apa ini, bukan malah mereda, bukan malah menyadarkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rismon juga menyoroti pelaporan terhadap dirinya terkait video yang disebut sebagai hasil AI. Dia mempertanyakan langkah tersebut, mengingat pihak yang memahami konten itu sebagai AI justru tetap mendukung pelaporan terhadap dirinya.
“Harusnya kan situsnya atau akunnya yang dilaporkan gitu lho, meskipun dia bilang itu AI. Dia sudah paham itu AI tapi setuju saya dilaporkan, itu kan bias,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rismon menegaskan bahwa rencana pemberian buku kepada JK bukan berasal dari dirinya, melainkan inisiatif pihak lain. Dia meminta agar hal tersebut diklarifikasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.
“Jadi jangan langsung ke Rismon. Yang ngirim saja Arif Ihsan. Gitu lho. Arif Ihsan mengenal saya, iya. Tetapi apakah Rismon yang inisiatif mengirim itu? Ya tanya Bang Arif Ihsan,” tuturnya.