“Semua unsur kami kerahkan, dari Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, hingga Forensik DVI dan Kedokteran Polri untuk memastikan bantuan yang dikirim benar-benar tepat guna,” katanya.
Untuk mendukung pendistribusian ke lokasi yang sulit dijangkau, Trunoyudo mengatakan Polri mengerahkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, Pingwin 5011, serta kapal bantuan dari Polda Riau, dan helikopter dari berbagai polda di Indonesia.
Sebagai tambahan dukungan kebutuhan harian warga, Polri telah mengoperasikan 28 dapur lapangan yang tersebar di 22 polda untuk menyediakan makanan bagi masyarakat terdampak.