RI Setop Impor Solar Mulai 2026, RDMP Balikpapan Siap Beroperasi

Iqbal Dwi Purnama
Indonesia akan mengalami surplus produksi solar yang cukup signifikan dengan pengoperasian penuh RDMP Balikpapan. (Foto: Dok. Pertamina)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia menargetkan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar pada 2026 mendatang. Dengan begitu, pemerintah akan resmi menghentikan impor solar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuturkan, jika kilang RDMP Balikpapan sudah beroperasi penuh, Indonesia diproyeksikan akan mengalami surplus produksi Solar yang cukup signifikan.

"Solar nanti tahun 2026 itu, kalau RDMP kita sudah jadi, kita akan surplus kurang lebih sekitar 3 sampai 4 juta (kiloliter). Jadi, agenda kami di 2026 itu tidak ada impor Solar lagi," ujar Bahlil dalam keterangannya dikutip, Rabu (31/11/2025). 

Meski menargetkan nihil impor solar pada 2026, Bahlil menekankan bahwa realisasi kebijakan tersebut masih menunggu kesiapan infrastruktur dan menyesuaikan dengan jadwal operasional kilang yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero). 

Kementerian ESDM terus melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo Segera Resmikan RDMP di Kaltim: Insya Allah 2026 Swasembada Energi

57 tahun lalu

RDMP Kilang Balikpapan Beroperasi 10 November, RI Tak Lagi Impor Solar Mulai 2026

57 tahun lalu

Kilang RDMP Balikpapan Tembus 91 Persen, Target Selesai September 2025

57 tahun lalu

Proyek Terbesar Sepanjang Sejarah Pertamina, Progres RDMP Balikpapan Capai 82 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal