Respons Tragedi di Indonesia, KH Said Aqil: Mari Kita Tobat Nasional

Rizal Bomantama
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj merespons tragedi Kanjuruhan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj merespons berbagai tragedi di Indonesia, termasuk kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sebanyak 125 orang tewas dalam kejadian tersebut.

KH Said Aqil menyebut tragedi yang bertubi-tubi yang terjadi di Indonesia merupakan peringatan dari Allah SWT.

"Tragedi bertubi-tubi menimpa kita. Itu peringatan dari Allah karena kita terlalu materialis mengeksplorasi alam dengan berlebihan untuk memperkaya segelintir orang," ucapnya, Senin (3/10/2022).

Oleh sebab itu dia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk introspeksi.

"Allah yang menciptakan yang memiliki alam Indonesia yang kaya raya ini murka. Apakah kita masih membiarkan hal ini? Mari kita sadar dan introspeksi. Telah banyak kita melakukan kezaliman penyimpangan dari  kebenaran," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilal Tak Terlihat, PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Rabu 17 Juni 2026

57 tahun lalu

GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN

57 tahun lalu

PBNU: Iduladha Ajarkan Keteguhan Iman dan Kesiapan Berkorban

57 tahun lalu

Menag: Hari Raya Iduladha 1447 H Serentak 27 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal