Rencana Pemindahan Ibu Kota, BMKG: Kalimantan Relatif Aman dari Gempa

Ilma De Sabrini
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyonodalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network di d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019). (Foto: iNews.id/Ilma Naviah de Sabrini).

Dia menuturkan, dilihat dari sejarah kegempaan, BMKG mencatat Kalimantan relatif tidak banyak terjadi gempa bumi yang menimbulkan kerusakan berat hingga korban dalam jumlah banyak. Namun dia menegaskan bukan berarti tidak ada gempa di sana.

"Memang dari sejarah kegempaan Kalimantan itu relatif aman ya bukan berarti tidak ada gempa, kalupun ada gempa itu tidak sampe menimbulkan korban serius," ujarnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro sebelumnya mengungkapkan, ada sejumlah syarat bagi kota yang akan menjadi calon Ibu Kota Indonesia. Pertama, lokasinya harus strategis di tengah wilayah Indonesia. Kedua, ada lahan luas milik pemerintah atau BUMN.

Ketiga, wilayahnya harus bebas bencana gempa, gunung berapi, tsunami, banjir, erosi, dan kebakaran hutan atau gambut.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
14 jam lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 23 Juli 2026

15 jam lalu

Bogor Diguyur Hujan Deras, BMKG: Bukan Tanda Musim Kemarau Berakhir

1 hari lalu

Gempa M5,0 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

2 hari lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal