Rencana Menag soal Syiah dan Ahmadiyah, Abdul Mu'ti: Masyarakat Lelah dengan Kegaduhan

Binti Mufarida
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Muhammadiyah menyarankan agar rencana pemerintah untuk mengafirmasi hak beragama warga Syiah dan Ahamdiyah dikaji secara matang. Saat ini, masyarakat memerlukan suasana tenang. 

Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti berharap sekarang jangan ada wacana yang bisa memunculkan kegaduhan. Masyarakat dinilai jenuh dengan kegaduhan selama ini terjadi. 

“Kita sekarang memerlukan suasana yang tenang. Masyarakat lelah dan jenuh dengan berbagai kegaduhan,” ujar Mu'ti di Jakarta, Jumat (15/12/2020).

Pada kesempatan itu dia juga menghormati rencana menteri yang biasa disapa Gus Yaqut itu. "Itu wewenang Menag," katanya. 

Sebelumnya Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan akan mengafirmasi hak beragama warga Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia.

Gus Yaqut beralasan, tidak boleh ada kelompok beragama minoritas yang terusir dari kampung halaman mereka karena perbedaan keyakinan. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kick off Pesparawi 2026, Menag Nasaruddin: Harmoni Indonesia Kuat karena Perbedaan

57 tahun lalu

KPK Limpahkan Perkara Eks Menag Yaqut usai Ibadah Haji 2026 Rampung

57 tahun lalu

KPK Segera Tahan 2 Tersangka Terbaru Kasus Kuota Haji, Susul Eks Menag Yaqut

57 tahun lalu

Idul Adha, Masjid Istiqlal Salurkan 10.728 Bungkus Daging Kurban Isi 1 Kg per Paket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal