RDMP Balikpapan Diresmikan Hari Ini, Tekan Ketergantungan Impor BBM

Tim iNews
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan diresmikan Senin (12/1/2026) (dok. Kementerian ESDM)

Selain itu, proyek ini meliputi penambahan kapasitas tangki timbun crude oil Lawe-Lawe, pembangunan tangki timbun BBM dan Terminal Tanjung Batu, pembangunan empat dermaga, serta pembangunan pipa gas sepanjang 78 kilometer dari Senipah ke Balikpapan untuk pasokan bahan bakar kilang.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, lanjut Laode, menekankan bahwa ukuran utama ketahanan energi nasional adalah kemampuan menyediakan pasokan dari dalam negeri sekaligus menekan impor.

"Pandangan ini menjadi landasan kebijakan Kementerian ESDM dalam mendorong penguatan kilang eksisting, termasuk RDMP Balikpapan, sebagai instrumen strategis pengurangan impor BBM secara struktural," ujar Laode.

Saat ini Indonesia memiliki delapan kilang dengan total kapasitas sekitar 1,182 juta barel per hari, sementara kebutuhan BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Kesenjangan inilah yang selama ini mendorong impor BBM dalam skala besar.

Melalui pengawalan langsung Kementerian ESDM, Pertamina didorong tidak hanya meningkatkan kapasitas kilang, tetapi juga kualitas dan kompleksitasnya agar mampu menghasilkan BBM bernilai tinggi dan berstandar internasional.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

ESDM Beri Kuota Impor BBM ke SPBU Swasta 2 Kali Setahun, Begini Skemanya

Nasional
3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 7 Februari 2026 di Akhir Pekan, Ada yang Turun?

Nasional
5 hari lalu

Harga BBM Pertamina 5 Februari 2026 dari Pertalite hingga Pertamax

Nasional
6 hari lalu

Harga BBM Pertamina 4 Februari 2026 di Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal