JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat usai bertemu di Istana pada Selasa (5/5/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan uang negara banyak dan masyarakat tak perlu khawatir.
Pemerintah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Salah satunya dengan menerbitkan instrumen utang berbasis Yuan, Panda Bond di pasar keuangan China.
"Jadi prospek kita bagus, teman-teman semua nggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak, jadi Anda nggak usah takut," kata Purbaya.
Sebelumnya, Purbaya telah melaporkan kepada Prabowo untuk menerbitkan Panda Bond di China untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS, sekaligus memperluas sumber pembiayaan dengan biaya yang lebih efisien.
"Untuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bond dalam Panda Bond di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi," ungkapnya.
Sementara itu, Purbaya menilai perekonomian Indonesia saat ini tengah memasuki fase akselerasi. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
"Kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 (persen) sekarang 5,61 dibandingkan sebelum-sebelumnya 5 atau di bawah 5 sedikit kan. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi," katanya.