Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pelemahan rupiah ke Rp18.000 per dolar AS masih dalam batas perhitungan pemerintah. (Foto: iNews.id/Anggie)

Ia mengaku tetap optimistis pelemahan rupiah saat ini bersifat temporer akibat sentimen pasar. Secara fundamental ekonomi riil, posisi mata uang Indonesia dinilai jauh lebih kuat daripada nilai yang tertera di papan perdagangan saat ini.

"Tapi kan saya nggak sebutan kan, dan nanti rupiah melemah signifikan. tp basically, fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang. Lebih kuat dari yang sekarang," tegasnya.

Guna meredam volatilitas dan menahan kejatuhan nilai tukar serta menjaga instrumen keuangan domestik tetap menarik, Purbaya membeberkan pemerintah bersama otoritas terkait terus bergerak aktif melakukan intervensi di pasar keuangan.

Ia bahkan memberikan bocoran mengenai nilai dana yang telah digelontorkan untuk menyerap Surat Berharga Negara (SBN) di pasar obligasi guna menjaga yield tetap stabil.

"Masuk terus. Mungkin 8 triliun lebih yang di obligasi, ya," ungkap Purbaya.

Langkah intervensi tersebut diklaim mulai membuahkan hasil positif terhadap persepsi risiko jangka panjang Indonesia, di mana tingkat imbal hasil obligasi tenor 10 tahun menunjukkan tren yang terkendali.

"Tapi itu yang nggak boleh diomongin, ya. Nggak apa-apa, biar Anda tahu, saya intervensi sedikit. Terus 10 tahun kan relatif stabil atau cenderung turun. Jadi dampaknya ada," pungkas Purbaya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istana Buka Suara soal Isu Purbaya Mundur dari Menkeu

57 tahun lalu

Purbaya Bantah Kena Reshuffle usai Rupiah Anjlok: Tidak Ada, Itu Rumor!

57 tahun lalu

Diisukan Mundur dari Menkeu, Ini Kata Purbaya

57 tahun lalu

Purbaya Ngaku Sudah Gelontorkan Rp8 Triliun demi Jaga Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal