Purbaya soal Penemuan Safe House untuk Simpan Emas Suap: Kita Masih Belum Bersih!

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa geram temukan safe house emas suap. (Foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan keras saat melantik 40 pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jumat (6/2/2026). Ia blak-blakan menyinggung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Purbaya merasa geram dengan modus operandi para oknum yang menyewa tempat persembunyian (safe house) hanya untuk menyembunyikan tumpukan uang dan logam mulia hasil praktik rasuah.

"Artinya ada sebagian pegawai kita yang belum menjalankan pekerjaannya dengan baik dan lurus. Masih ada yang terima uang tuh, ada safe house katanya, ada uang sekian, ada emas tiga kg dan lain-lain, artinya kita masih belum bersih," ucap Purbaya.

Purbaya menekankan bahwa rangkaian rotasi jabatan yang ia lakukan sejak pekan lalu merupakan upaya paksa untuk memulihkan nama baik Kementerian Keuangan. Ia menyoroti bahwa kasus korupsi yang terjadi berulang kali, baik di Kalimantan maupun di pusat, menunjukkan adanya celah sistemik yang harus segera ditutup.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Purbaya Ungkap Saldo Uang Pemerintah di BI Sisa Rp120 Triliun

Nasional
3 jam lalu

Ekonomi RI Membaik, Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di Kuartal I 2026 

Nasional
3 jam lalu

Viral Isu APBN Hanya Cukup untuk 2 Minggu, Purbaya: Salah Besar!

Buletin
4 jam lalu

Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal