Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Anggie Ariesta
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran terhadap skeptisisme para ekonom domestik terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen di kuartal I 2026. (Foto: Anggie Ariesta)

“Luar negeri menghargai kita, dalam negeri enggak ini, tapi dengan data yang aneh. Dengan sudut pandang yang aneh menurut saya,” ujar mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.

Terkait arah kebijakan ke depan, Purbaya mengungkapkan, pihaknya baru akan mempertimbangkan penyesuaian pajak lain jika pertumbuhan ekonomi sudah konsisten berada di level 6 persen selama beberapa kuartal berturut-turut.

Dia menyebut, fokus pemerintah saat ini adalah menciptakan keadilan bagi para pedagang konvensional agar mampu bersaing dengan ekosistem digital.

“Pertumbuhannya ya? Oh, kalau yang pertumbuhan ekonomi 5,61 kan belum 6 dan belum stabil 6 persen. Let's say kalau 2-3 bulan berturut-turut di atas 6 persen, kita akan pertimbangan pajak-pajak yang lain,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Purbaya Tegur Ditjen Pajak, Tegaskan Tak Ada Pemeriksaan Peserta Tax Amnesty Jilid II

Nasional
14 jam lalu

Purbaya Bocorkan Pemerintah bakal Rilis Stimulus Ekonomi Baru pada Juni

Nasional
24 jam lalu

Momen Purbaya Olahraga saat CFD, Sebut Ekonomi RI Masih Aman

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal