Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan APBN hingga akhir Januari 2026 defisit sebesar Rp54,6 triliun. (Foto: Tangkapan Layar)

Keseimbangan primer mencatatkan defisit sebesar Rp4,2 triliun, yang menunjukkan selisih antara pendapatan negara dikurangi belanja negara (di luar pembayaran bunga utang).

Meski mencatatkan defisit di awal tahun, Purbaya menjelaskan, selisih tersebut merupakan bagian dari strategi akselerasi pemerintah untuk memastikan program-program strategis langsung berjalan di awal tahun.

"Ini menentukan akselerasi belanja pemerintah, khususnya program prioritas," katanya.

Purbaya memastikan bahwa APBN akan terus berperan sebagai instrumen countercyclical atau penggerak ekonomi di tengah ketidakpastian global. Pemerintah optimistis momentum pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2026 akan terus terjaga melalui pengelolaan fiskal yang kredibel.

"Kita optimis APBN mendukung momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2026," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Purbaya Pastikan APBN Tak Jebol meski Tanggung Utang Whoosh

Nasional
11 hari lalu

Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen

Nasional
27 hari lalu

Purbaya bakal Evaluasi Seluruh Program Pemerintah Imbas Defisit APBN Tembus 2,92 Persen

Nasional
1 bulan lalu

Defisit APBN Nyaris 3%, Ekonom: Masih Dalam Koridor yang Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal