Meski begitu, lulusan SMA yang direkrut akan memiliki peran penting dalam optimalisasi kerja Ditjen Bea Cukai.
“Ini untuk bea cukai, tapi didesain untuk yang di lapangan. Yang (lulusan) S1 kan (jenjang karier) naik-naik jadi bos. Nah di lapangannya kami nggak ada (personel), nggak ada yang menagih. Jadi, kami mau bentuk pasukan di lapangan, (itu) misinya,” ucap Purbaya.
Perlu diketahui, agenda perekrutan ini merupakan bagian dari Rencana Strategis Kementerian Keuangan periode 2025-2029.
Dalam dokumen tersebut, diproyeksikan bahwa kebutuhan rekrutmen pegawai Kementerian Keuangan setiap tahunnya adalah sebanyak 2.100 orang pada 2025, serta masing-masing 4.350 orang pada tahun 2026, 2027, 2028, dan 2029.